NTB Janjikan Rp 100 Juta dan Umrah untuk Kafilah MTQ

Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menjanjikan bonus umrah dan uang senilai Rp 100 juta bagi para kafilah yang mampu menjadi juara pertama di Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) Nasional ke-26, berlangsung 30 Juli sampai 6 Agustus 2016.

Wakil Gubernur NTB Muhammad Amin mengatakan, pemberian bonus ibadah umrah dan uang senilai Rp 100 juta adalah sebagai motivasi agar para kafilah bisa meraih hasil maksimal di MTQ Nasional.

“Ini bentuk penghargaan pemerintah provinsi terhadap kafilah NTB yang dapat meraih juara, karena telah mampu mengharumkan nama daerah di kancah nasional,” kata Amin di Mataram, NTB, seperti dilansir Antara, Jumat 29 Juli 2016.

Selain pemberian bonus bagi peraih juara pertama sebesar Rp100 juta, pemerintah provinsi juga memberikan hadiah kepada para pemenang yang menjadi juara dua Rp 75 juta, juara tiga Rp50 juta. Sedangkan, yang tidak menjadi pemenang akan tetap diberikan bonus prestasi.

“Jadi seluruh kafilah yang menjadi bagian dari kontingen NTB akan tetap mendapatkan hadiah, termasuk para pelatih,” ujar dia.

Menurut wagub, meski untuk meraih juara umum tidak mudah, dirinya dan pemerintah provinsi optimistis NTB mampu meraih hasil maksimal sebagai juara umum di MTQ Nasional ke-26.

“Berbagai persiapan sudah dilakukan, mulai dari seleksi kafilah, pemusatan latihan yang dilakukan berbulan-bulan. Karenanya, untuk bisa meraih hasil yang bagus dibutuhkan kerja keras dan tidak lupa ikuti petunjuk pelatih,” ucap dia.

Amin menambahkan. dari 7 cabang dengan 18 golongan yang dilombakan NTB mengikuti seluruhnya.

“Satu per satu harus bisa dicapai sehingga bisa menaikkan peringkat. Hal ini sesuai dengan target NTB, sukses tuan rumah, sukses prestasi dan sukses secara ekonomi,” kata dia.

Karena itu, Amin berharap agar 36 kafilah yang memperkuat kontingen NTB dengan bimbingan 27 pelatih lokal maupun nasional. NTB dapat mampu meraih hasil maksimal dan keluar sebagai juara umum nasional.

“Jadi semua yang kita sudah perjuangkan dengan kerja keras bisa dipertanggungjawabkan, yakni mendapatkan hasil maksimal sebagai juara umum MTQ Nasional,” ujar Amin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *